Selamat datang Diblog Kami

Selamat datang Diblog Kami

Senin, 20 Maret 2017

penyakit riau




1.   Influenza
Influenza atau yang lebih umum dikenal dengan flu adalah penyakit menular yang paling umum diderita oleh orang-orang. Influenza ini disebabkan oleh virus. Virus influenza adalah virus yang setiap waktunya bermutasi, sehingga sistem imunitas tubuh sulit mendeteksi virus yang satu ini. Karena sulitnya sistem imun tubuh mendeteksi virus influenza ini, maka tubuh cenderung lebih mudah terkena flu. Bahkan tubuh dapat beberapa kali terkena flu dalam waktu yang berdekatan.
Media Penularan
Flu dapat ditularkan melalui sistem pernapasan juga melalui air ludah. Maka jika kita berdekatan dengan orang yang sedang flu, kemungkinan kita tertular flu sangatlah besar. Perantara udara adalah media penularan flu yang paling cepat.
Cara Pencegahan 
Menjaga daya tahan tubuh agar tidak mudah terserang virus. Misalnya dengan makan teratur, istirahat yang cukup, minum air putih sesuai kebutuhan, berolah raga, dan memiliki gaya hidup yang sehat.Selain itu, menjaga daya tahan tubuh juga dapat juga didukung dengan asupan vitamin terutama Vitamin C yang bisa didapatkan di buah-buahan maupun vitamin yang dijual di toko-toko.
Pencegahan lainnya adalah dengan menggunakan masker ditempat umum, terutama bagi yang menderita influenza.





2.   Tuberkulosis (TBC)
Tuberkulosis adalah penyakit infeksi saluran pernapasan yang disebabkan oleh bakteri basil. Bakteri basil yang menginfeksi adalah bakteri basil yang sangat kuat. Akibtanya, akan membutuhkan waktu yang lama untuk mengobati penyakit ini. Bakteri ini 90% cenderung menginfeksi paru-paru jika dibandingkan dengan organ-organ lainnya pada tubuh manusia. Penyakit ini biasanya ditandai dengan batuk terus menerus.
Penularan
TBC adalah penyakit yang menyerang pernapasan. Maka penularannya pun melalui pernapasan. Berdekatan dengan penderita TBC dapat memungkinkan kita untuk tertular. Selain itu, ketika penderita TBC batuk pun, bisa jadi itu merupakan  sarana penularan TBC.
Selain itu, penggunaan barang pribadi secara bergantian dengan penderita TBC aktif, seperti gelas dan sendok pun dapat menjadi jembatan penularan TBC.
Cara Pencegahan
  • Mengurangi kotak dengan penderita TBC aktif. Jika akan kontak pun, gunakanlah masker untuk melindungi pernapasan kita. Serta hindari penggunaan barang pribadi yang bergantian dengan penderita TBC aktif.
  • Pemberian Vaksin BCG (diberikan pada saat balita)
  • Menjaga pola hidup yang baik dengan asupan makanan yang bergizi dan olah raga teratur.




3.   Muntaber
Muntaber adalah penyakit peradangan usus yang disebabkan oleh virus, bakteri, ataupun parasit lain seperti jamur, protozoa dan cacing. Selain karena itu, muntaber juga dapat disebabkan oleh keracunan makanan atau minuman yang mengandung bakteri atau zat kimia.  Bakteri yang biasanya merupakan penyebab dari muntaber adalah bakteri Escherichia Coli.
Kondisi lingkungan, terutama sanitasi air yang tidak bersih merupakan salah satu faktor besar dalam penyebaran penyakit ini.
Penularan
  • Melalui cairan dari mulut (muntah) yang tidak dibersihkan dengan baik
  • Melalui sisa kotoran yang menyebar di air yang dgunakan
  • Melalui saluran air. Terutama jika sanitasi air di lingkungan sekitar masih buruk.
  • Lingkungan yang tidak bersih atau sedang dalam kondisi seperti banjir yang tidak memungkinkan memiliki air bersih.
Cara Pencegahan
  • Menjaga asupan makanan yang dikonsumsi secara cukup dan seimbang
  • Penggunaan air bersih untuk kegiatan sehari-hari terutama air minum
  • Mencuci tangan secara teratur untuk menghindari bakteri menempel pada tangan. Terutama sebelum dan setelah makan
  • Menjaga kebersihan rumah dan lingkungan sekitar
  • Membuang tinja pada tempatnya dan membersihkan dengan baik
  • Mencuci seluruh bahan makanan sebelum masuk proses pemasakan
  • Menjaga kebersihan peralatan makan dan min

Muntaber adalah penyakit peradangan usus yang disebabkan oleh virus, bakteri, ataupun parasit lain seperti jamur, protozoa dan cacing. Selain karena itu, muntaber juga dapat disebabkan oleh keracunan makanan atau minuman yang mengandung bakteri atau zat kimia.  Bakteri yang biasanya merupakan penyebab dari muntaber adalah bakteri Escherichia Coli.
Kondisi lingkungan, terutama sanitasi air yang tidak bersih merupakan salah satu faktor besar dalam penyebaran penyakit ini.
Penularan
  • Melalui cairan dari mulut (muntah) yang tidak dibersihkan dengan baik
  • Melalui sisa kotoran yang menyebar di air yang dgunakan
  • Melalui saluran air. Terutama jika sanitasi air di lingkungan sekitar masih buruk.
  • Lingkungan yang tidak bersih atau sedang dalam kondisi seperti banjir yang tidak memungkinkan memiliki air bersih.
Cara Pencegahan
  • Menjaga asupan makanan yang dikonsumsi secara cukup dan seimbang
  • Penggunaan air bersih untuk kegiatan sehari-hari terutama air minum
  • Mencuci tangan secara teratur untuk menghindari bakteri menempel pada tangan. Terutama sebelum dan setelah makan
  • Menjaga kebersihan rumah dan lingkungan sekitar
  • Membuang tinja pada tempatnya dan membersihkan dengan baik
  • Mencuci seluruh bahan makanan sebelum masuk proses pemasakan
  • Menjaga kebersihan peralatan makan dan minum









4. Cacar Air
cacar airCacar air adalah penyakit yang disebabkan oleh infeksi virus varicella zosteryang menimbulkan bintik kemerahan di kulit yang menggelembung maupun tidak, melepuh, dan terasa gatal. Masa inkubasi virus penyebab cacar ini sekitar 2-3 minggu. Biasanya awal gejala ditandai dengan naiknya suhu tubuh.
Penularan                           :
  • Cacar air dapat menular melalui kontak langsung dengan penderita. Seperti berjabat tangan, atau bersentuhan langsung dengan gelembung bintik yang pecah.
  • Cacar air juga dapat menular melalui udara. Misalnya, saat penderita cacar bernapas, bersin, atau batuk dan terhirup oleh udara ke arah kita, kita dapat tertular cacar air.
  • Melalui barang pribadi penderita, seperti pakaian
Cara Pencegahan
  • Melakukan vaksinasi cacar air
  • Menjaga kebersihan diri sendiri, pakaian, dan lingkungan
  • Mengkonsumsi makanan bergizi
  • Menghindari sumber penularan cacar air







4.   Tifus
Tifus adalah penyakit infeksi pada usus halus yang disebabkan oleh bakteri salmonella.Biasanya ditandai dengan demam yang suhunya naik secara bertahap hingga membuat pendeita menggigil. Biasanya demam terjadi di malam hari dan mereda, kemudian akan naik lagi di malam berikutnya. Gejala yang lain dapat berupa  sakit kepala, sakit di bagian perut, denyut jantung menurun, sampai kehilangan nafsu makan.
Penularan
  • Melalui makanan yang tercemar bakteri salmonella. Ini bisa terjadi karena sumber makanan yang tidak sehat ataupun pembersihan yang tidak baik sebelum bahan makanan tersebut dimakan. Bahkan pada sebagian kasus, ada yang disebabkan menempelnya lalat pada makanan yang sebelumnya hinggap di tinja atau kotoran milik penderita tifus. Akhirnya lalat tersebut menjadi perantara penularan tifus.
  • Melalui tangan dan kuku yang tidak bersih, sehingga tanpa kita sadari bakteri salmonella yang bisa saja terdapat pada tangan dan kuku kita masuk ke dalam mulut.
  • Melalui air yang digunakan untuk minum atau mencuci piring dan gelas dan peralatan makan lainnya. Untuk itulah beberapa ahli mengatakan bahwa bahaya air minum isi ulang wajib diwaspadai.
  • Melalui kulit. Bakteri ini dapat masuk lewat kulit yang terkoyak akibat luka. Bisa luka bekas operasi, terjauth, atau luka lainnya.
  • Tifus juga dapat menular melalui lingkungan yang tidak bersih.
Cara Pencegahan
  • Memastikan kebersihan bahan makanan sebelum memasaknya
  • Mencuci tangan secara teratur, terutama sebelum dan setelah makanan
  • Membersihkan luka dan segera mengobatinya
  • Hindari jajan di pinggir jalan yang terlihat tidak higienis
  • Menjaga daya tahan tubuh.
  • Memakan makanan untuk penyakit tifus.
http://halosehat.com/penyakit/30-jenis-penyakit-menular-penyebab-dan-pencegahannya

kuliner makanan




1. Sate Senapelan

Kita tahu Sate juga merupakan makanan khas Indonesia yang sudah sangat terkenal. Namun Sate yang satu ini juga cukup unik karena biasanya sate itu dari potongan kecil baru kemudian ditusuk dan dipanggang.sedangkan untuk sate ikan senapelan ini berbeda  ikan senapelan terlebih dahulu diolah menjadi gulai ikan dahulu sebelum di tusuk sate lalu dipanggang, Karena ada pengolahan tersendiri tentu rasanya berbeda dari sate pada umumnya dan yang lebih penting mempunyai rasa tambah nikmat tentunya.

2. Soto Pekanbaru

Soto merupakan makanan khas Indonesia yang sangat terkenal. Banyak daerah punya resep soto masing masing yang membuat tiap daerah punya soto khas masing masing. Termasuk daerah Pekanbaru Riau yang punya dengan soto Pekanbaru. Tentu rasanya unik dan punya ciri khas jika dibandingkan dengan soto dari daerah lain. Perbedaan yang peling kentara adalah soto ini tidak menggunakan bihun melainkan menggunakan bahan lain yaitu mi sagu.

Bahan utama soto pada umumnya adalah daging ayam tapi soto ini menggunakan daging ikan salai yang rasanya sangat nikmat dan aroma yang menggoda.bagi wisata kuliner Sangat direkomendasikan makanan yang satu ini saat anda sedang berwisata di pekan baru riau. 

3. Mie Sagu

Patut annda  coba lagi makanan khas riau yang satu ini yaiutu mie sagu, Mie sagu adalah kuliner selingan atau bisa juga sebagai makan pengganti. makanan khas masyarakat di Riau khususnya masyarakat Selat panjang, di Pulau Tebing Tinggi dan sekitarnya, Kab. Kepulauan Meranti (pecahan Kab. Bengkalis), Provinsi Riau, Indonesia sudah sangat familier dengan makanan bernama mie sagu.

Jika penasaran dengan rasanya silahkan mencoba jika sedang berwisata di riau tepatnya di kabupaten kepulauan meranti.







4. Ikan Salai

Ikan Salai adalah ikan basah yang masih segar lalu dikeringkan melalui proses pengasapan. Ikan Salai merupakan salah satu menu makanan yang cukup terkenal terutama bagi masyarakat Riau  yang tinggal di sepanjang sungai-sungai besar yang ada di Riau , salah satunya di Kabupaten Pelalawan. Ikan salai dengan aroma khasnya tentu akan menggoda setiap penikmat kuliner.

Selain untuk kuliner yang khas ikan salai juga merupakan cara pengawetan ikan secara tradisional untuk bisa tahan lama di simpan. dengan begitu bisa di masak setiap saat.

5. Roti Jala
Roti pada umumnya berbentuk kurang lebih sama. Namun roti jala punya bentuk yang unik, seperti namanya roti jalan mempunyai berlobang seperti jala, Bentuk uniknya ini juga tentunya diperoleh dari hasil pembuatannya yang unik juga. Roti ini memiliki rasa yang gurih karena roti ini digoreng bukan seperti roti pada umumnya.

Makanan ini biasanya dihidangkan bersamaan dengan kari ayam sebagai pelengkapnya. Karena bentuk dan rasanya yang spesial makanan ini biasanya identik dengan makanan berkelas yang rasanya enak sekali anda  haru coba makanan khas riau ini.
http://www.traveluxion.web.id/2016/05/Makanan-Khas-Riau.html

tanda"




Tanda-tanda yang perlu diwaspadai
Berat atau ringannya gejala dari penyakit jantung koroner sangat bervariasi antara satu orang dan lainnya. Beberapa penderita mungkin malah tidak merasakan gejala apapun hingga terkena serangan. Sementara gejala pada penderita lainnya mungkin hanya berupa nyeri dada ringan. Ada lagi yang gejalanya begitu parah sampai tidak mampu melakukan aktivitas sehari-hari seperti sekedarjalan kaki atau memotong rumput.
Dua tanda-tanda utama penyakit jantung yang perlu diwaspadai adalah angin duduk dan sesak napas. Angin duduk dengan ciri-ciri dada terasa berat, nyeri, seperti diremas atau seperti terbakar. Sensasi ini juga menjalar ke lengan kiri, leher atau rahang. Kadang angin duduk sering disalah artikan sebagai gangguan pencernaan bahkan sering tak terdeteksi oleh dokter pada saat awal diagnosa. Beberapa penderita penyakit jantung mungkin juga merasakan kesulitan bernapas, baik saat mereka melakukan aktivitas fisik atau saat rileks.
Ciri-ciri tambahan yang perlu diwaspadai:
  • Merasa kelelahan dalam jangka waktu yang lama.
  • Bengkak pada pergelangan kaki atau betis
  • Berdebar-debar, detak jantung cepat
  • Mual dan pusing tanpa sebab
Faktor Pemicu
Ada faktor penyebab penyakit jantung yang bisa dan tidak bisa dihindari. Meskipun Anda tak bisa mengubah faktor yang tak bisa dihindari, masih banyak cara untuk mengurangi peluang terkena penyakit jantung. Langkah pertama adalah dengan memahami apa saja faktor pemicunya dan apa saja yang perlu dilakukan untuk menghindarinya.
Faktor Pemicu yang Tak Bisa Dihindari
Ada banyak faktor pemicu penyakit jantung koroner. Sayangnya beberapa tak bisa dihindari. Faktor tersebut adalah:
  • Keturunan. Jika banyak anggota keluarga menderita penyakit jantung, kemungkinan besar Anda juga bisa mengidapnya.
  • Penuaan. Resiko terkena penyakit jantung meningkat sehubungan dengan makin bertambahnya usia. Hampir empat dari lima orang yang meninggal karena penyakit jantung koroner berusia diatas 65 tahun.
  • Jenis Kelamin. Pria biasanya punya resiko lebih besar terkena penyakit jantung dibanding wanita dan biasanya muncul lebih cepat dibanding wanita. Namun begitu wanita memasuki masa menopause, resiko terkena penyakit jantung makin besar.
Faktor Pemicu yang Bisa Dihindari
  • Bahkan jika Anda mempunyai faktor yang tak bisa dihindari sekalipun, resiko terkena penyakit jantung masih bisa dikurangi dengan mengubah gaya hidup Anda.
  • Jika Anda perokok, berhenti merokok! Berhenti merokok berpeluang besar mengurangi resiko terkena penyakit jantung.
  • Makan makanan sehat yang rendah lemak jenuh, rendah sodium (garam) dan tinggi serat. Konsultasilah dengan dokter atau ahli gizi untuk mengatur menu sehat yang cocok untuk Anda.
  • Pertahankan berat badan ideal.
  • Cek tekanan darah dan tingkat kolesterol Anda tiap tahun.
  • Olahraga secara teratur. Konsultasi dengan dokter Anda jenis olahraga rutin apayang paling baik bagi Anda.
  • Jika Anda mengidap diabetes, tetaplah berobat dan minum obat secara teratur, lakukan diet dan olahraga.
  • Lakukan pemeriksaan medis secara rutin. Pastikan dokter Anda tau jika Anda memiliki riwayat penyakit jantung dalam keluarga.
Penyakit jantung adalah gangguan kesehatan yang serius baik bagi pria maupun wanita. Meskipun ada faktor pemicu yang tak bisa dihindari, masih banyak cara untuk mengurangi peluang terkena penyakit jantung. Dengan mengikuti gaya hidup sehat dan aktif, juga makan makanan bernutrisi dan seimbang, Anda membantu mengurangi peluang terkena penyakit jantung sekaligus meningkatkan kesehatan Anda secara umum.
https://quaker.co.id/gaya-hidup-sehat/kolestrol-kesehatan-jantung/seberapa-pahamkah-anda-tentang-penyakit-jantung